Media masa menjadi homogen secara mendadak, menyuarakan pesta demokrasi yang di depan mata, dibanjiri gegap gempita pemilu dari penjuru nusantara. Dewan partai yang jumlahnya lebih dari 80 itu tak urung jadi benar-benar berada pada rush hours.
Menyuarakan visi misi untuk memperjuangkan dan membela rakyat. Tapi sasarannya sendiri tidak begitu terlihat hiruk pikuk... rakyatnya itu sendiri maksud saya. Jika diadakan survei, maka akan terlihat bahwa diluar sana rakyat yang menjadi objek sasasan dan "perjuangan" para caleg itu sendiri tidak mengetahui banyak tentang pemilihan umum untuk orang-orang yang akan mewakili "jerihatan hati" mereka.
Meski berbagai jenis pohon baik yang sejatinya berbuah dan tidak berbuah, sekarang sudah menjadi homogen pula, mendadak berbuah baliho, foto caleg, poster, spanduk dan sejenisnya. Tidak hanya itu, tembok-tembok yang sepertinya "tak berpenghuni" ataupun tak ada ornamen apa pun, polos dengan satu warna, sekarang juga menjadi begitu berwarna-warni dibanjiri stiker-stiker partai yang mejikuhibiniu itu.
Ternyata ada efek lain dari pemilu itu sendiri, yakni membuat media massa dan pohon-pohon ataupun tembok rumah menjadi homogen. Tapi, apakah keinginan untuk menyuarakan demokrasi itu sendiri sudah ada? yang sangat diperlukan dan menentukan itu sendiri bagaimana posisinya sekarang?
Menyuarakan visi misi untuk memperjuangkan dan membela rakyat. Tapi sasarannya sendiri tidak begitu terlihat hiruk pikuk... rakyatnya itu sendiri maksud saya. Jika diadakan survei, maka akan terlihat bahwa diluar sana rakyat yang menjadi objek sasasan dan "perjuangan" para caleg itu sendiri tidak mengetahui banyak tentang pemilihan umum untuk orang-orang yang akan mewakili "jerihatan hati" mereka.
Meski berbagai jenis pohon baik yang sejatinya berbuah dan tidak berbuah, sekarang sudah menjadi homogen pula, mendadak berbuah baliho, foto caleg, poster, spanduk dan sejenisnya. Tidak hanya itu, tembok-tembok yang sepertinya "tak berpenghuni" ataupun tak ada ornamen apa pun, polos dengan satu warna, sekarang juga menjadi begitu berwarna-warni dibanjiri stiker-stiker partai yang mejikuhibiniu itu.
Ternyata ada efek lain dari pemilu itu sendiri, yakni membuat media massa dan pohon-pohon ataupun tembok rumah menjadi homogen. Tapi, apakah keinginan untuk menyuarakan demokrasi itu sendiri sudah ada? yang sangat diperlukan dan menentukan itu sendiri bagaimana posisinya sekarang?
0 komentar:
Posting Komentar
jejakkan tulisanmu di bawah